Sara Neyrhiza, yang dikenal dalam publikasi kegiatan ini sebagai Zahra Noor Eriza, S.I.Kom., M.M., dipercaya menjadi moderator dalam kegiatan Masyarakat Ekonomi Syariah Surakarta Goes to School, edukasi pelajar di SMA Al Islam 1 Surakarta. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari bidang keuangan syariah, produk halal, perbankan, dan kesehatan mental remaja.
Acara tersebut turut menghadirkan Astrid Widayani, S.S., S.E., M.B.A., Wakil Wali Kota Surakarta sekaligus Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta, sebagai keynote speaker.
Melalui kegiatan ini, para siswa mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan mereka, mulai dari memilih produk halal, merencanakan keuangan, memahami perbankan syariah, hingga menjaga kesehatan mental selama masa remaja.
Membekali Pelajar dengan Literasi Keuangan dan Kesehatan Mental
Kegiatan edukasi di SMA Al Islam 1 Surakarta menghadirkan empat sesi utama dengan narasumber yang memiliki latar belakang keahlian berbeda.
Materi pemilihan produk halal disampaikan oleh Dani Ilham Pratama dari Paragon Corp. Sementara itu, Salwaa Fauziyyah Jatmiko dari Otoritas Jasa Keuangan membawakan materi Islamic Financial Planning atau perencanaan keuangan syariah.
Dari bidang kesehatan, Dr. dr. Rohmaningtyas Hidayah Setyaningrum, Sp.KJ., M.Kes., dari RS PKU Muhammadiyah Solo, membahas kesehatan mental remaja. Adapun materi mengenai perbankan syariah untuk remaja disampaikan oleh H. Muhammad Ismail, S.E., dari Bank Syariah Indonesia.
Ragam materi tersebut memberikan perspektif yang saling melengkapi bagi pelajar. Literasi keuangan membantu mereka mengenali pentingnya mengelola uang secara bijak, pemahaman produk halal mendukung pengambilan keputusan dalam kehidupan sehari-hari, sedangkan edukasi kesehatan mental membuka ruang untuk memahami kebutuhan psikologis selama masa pertumbuhan.
Sara Neyrhiza juga menjabat sebagai Direktur SPEAKING.id dan Ketua Bidang Komunikasi, Literasi dan Transformasi Digital MES Surakarta. Latar belakang tersebut relevan dengan keterlibatannya dalam kegiatan yang menggabungkan edukasi publik, literasi, dan pengembangan kapasitas generasi muda.
Pengalaman memandu kegiatan semacam ini memperlihatkan bahwa peran moderator tidak sekadar mengatur pergantian pembicara. Moderator juga membantu menjaga kesinambungan pembahasan sehingga beragam materi dapat tersampaikan dalam satu rangkaian acara yang utuh.
Melalui kegiatan di SMA Al Islam 1 Surakarta, para siswa diperkenalkan pada sejumlah keterampilan penting untuk menghadapi masa depan, mulai dari mengambil keputusan keuangan, memahami produk halal, hingga mengenali pentingnya kesehatan mental.

